Wagub meminta Setoran Biaya Untuk Jemaah Haji di Aceh
Wagub meminta Setoran Biaya Untuk Jemaah Haji di Aceh. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan permintaan khusus kepada pemerintah pusat terkait setoran biaya pelunasan haji bagi jemaah di wilayah terdampak bencana banjir dan longsor. Permintaan ini disuarakan dalam rapat koordinasi pemulihan pascabencana pada akhir Desember 2025. Fadhlullah harap ada kelonggaran waktu pelunasan tahap kedua untuk haji 2026, karena banyak jemaah kesulitan setor dana akibat kondisi ekonomi pascabencana. Ini jadi perhatian hangat, mengingat setoran di beberapa daerah seperti Aceh Tamiang masih rendah. BERITA VOLI
Dampak Bencana terhadap Jemaah Haji: Wagub meminta Setoran Biaya Untuk Jemaah Haji di Aceh
Bencana alam yang melanda sebagian Aceh membuat banyak calon jemaah haji kesulitan lunasi biaya. Secara keseluruhan, setoran awal di Aceh baru capai sekitar 60 persen, tapi di zona bencana jauh lebih rendah. Contohnya di Aceh Tamiang, dari 158 jemaah hanya 7 yang sudah setor. Banjir rusak infrastruktur, ganggu akses bank, dan tekan ekonomi keluarga, bikin prioritas berubah. Wagub tekankan kelonggaran ini penting agar hak berangkat haji tak hilang, terutama bagi yang sudah antre lama.
Permintaan Wagub dan Respons Pusat: Wagub meminta Setoran Biaya Untuk Jemaah Haji di Aceh
Fadhlullah sampaikan permintaan ini langsung di rapat dengan satgas pemulihan bencana DPR dan kementerian terkait. Ia usul perpanjangan pelunasan tahap kedua, plus kelonggaran seleksi Petugas Haji Daerah yang sulit terapkan standar normal di kondisi darurat. Pemerintah pusat tanggap positif, dengan Kementerian Haji dan Umrah sudah beri relaksasi perpanjangan pelunasan tahap pertama hingga Januari bagi Aceh, Sumut, dan Sumbar. Ini bentuk keberpihakan agar jemaah terdampak tetap bisa berangkat tanpa beban berat.
Kondisi Setoran Haji di Aceh
Data akhir tahun tunjukkan progres setoran di Aceh lebih lambat dibanding rata-rata nasional. Banyak jemaah di daerah terisolir atau rusak belum bisa akses layanan bank. Wagub monitor langsung, sorot perlunya dukungan ekstra agar target tercapai. Kelonggaran ini diharap beri napas lega, sambil koordinasi dengan bank penerima setoran untuk buka layanan khusus bahkan di hari libur.
Kesimpulan
Permintaan Wagub Aceh soal kelonggaran setoran biaya haji bagi jemaah terdampak bencana jadi langkah empati di akhir 2025. Dengan kondisi sulit pascabencana, relaksasi waktu pelunasan ini penting jaga hak ibadah masyarakat. Respons pusat yang cepat beri harapan, tunjukkan solidaritas nasional. Semoga kebijakan ini bantu banyak jemaah wujudkan mimpi naik haji di 2026, sekaligus percepat pemulihan Aceh secara keseluruhan. Ini momen refleksi bahwa bencana tak boleh halangi niat suci umat.
You may also like

KemenImipas Mendonasikan Hasil Panen Raya ke Sumatera

Daftar Pejabat Baru di Polda Riau

Leave a Reply